Friday, 28 November 2014

Masalah yang Ditimbulkan oleh Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-hari

Fisika SMP Kelas 7 : Masalah yang Ditimbulkan oleh Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-hari


a. Pemasangan kaca jendela
Tukang kayu merancang ukuran bingkai jendela yang sedikit lebih besar daripada ukuran sebenarnya. Hal ini dilakukan untuk memberi ruang kaca saat terjadi pemuaian. Apabila desain jendela tidak diberi ruangan pemuaian, maka saat kaca memuai akan mengakibatkan retaknya kaca tersebut.

b. Celah pemuaian pada sambungan jembatan
Sering kamu jumpai sambungan antara dua jembatan beton terdapat celah di antaranya. Hal ini bertujuan agar jembatan tersebut tidak melengkung saat terjadi pemuaian.

c. Sambungan rel kereta api

Sambungan rel kereta api dibuat ada celah diantara dua batang rel tersebut. Hal ini bertujuan agar saat terjadi pemuaian tidak menyebabkan rel melengkung. Rancangan yang sering digunakan sekarang ini sambungan rel kereta api dibuat bertautan dengan ujung rel tersebut dibuat runcing. Penyambungan seperti ini memungkinkan rel memuai tanpa menyebabkan kerusakan.


d. Kawat telepon atau kawat listrik
Pemasangan kawat telepon atau kawat listrik dibiarkan kendor saat pemasangannya pada siang hari. Hal ini dilakukan dengan maksud, pada malam hari kawat telepon atau listrik mengalami penyusutan sehingga kawat tersebut tidak putus.



Kata Kunci :

contoh akibat pemuaian benda,masalah pemuaian dalam kehidupan sehari hari,masalah akibat pemuaian,masalah yang di timbulkan oleh pemuaian dalam kehidupan sehari-hari,solusi pemuaian,sebutkan 3 masalah yang ditimbulkan oleh pemuaian dalam kehidupan sehari-hari,Pada sambungan rel kereta api tampak ada celah bertujuan untuk,mengapa tukang memasang kaca diberi renggangan,masalah yang ditimbulkan oleh pemuaian dalam kehidupan sehari hari,5 contoh hal yg berkaitan dengan upaya untuk mengatasi dampak negatif pemuaian

Related Posts to "Masalah yang Ditimbulkan oleh Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-hari"

Response on "Masalah yang Ditimbulkan oleh Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-hari"

Muhammad Risalon Google+