Saturday, 25 October 2014

Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Artikelbagus.com – Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan : Setelah menjadi ovum dibuahi oleh sperma, zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan hewan dapat dikelompokkan ke dalam dua fase, yaitu: fase embrionik (pembelahan, blastulasi, gastrulasi, morfogenesis, induksi embrionik, diferesiensi dan spesialisasi, organogenesis) dan fase
pasca embrionik
(metamorfosis, regenerasi).

Pada fase pertama, zigot berubah menjadi embrio dengan
mengalami beberapa tahapan, sebagai berikut :
  1. Tahapan morula, yaitu sel-sel yang menggerombol membentuk struktur seperti buah murbei dan disebut morula 
  2. Tahapan blastula, adalah tahapan ketika morula merubah strukturnya menjadi seperti bola yang didalamnya berongga dan disebut blastula. Pada mamalia, digunakan istilah blastosis. 
  3. Tahapan gastrula, adalah tahapan ketika sel-sel pada blastula menyususn diri sehingga terbentuklah dua lapisan sel atau tiga lapis sel, disebut gastrula. Pada, ubur-ubur (Coelenterarata) gastrula memiliki dua lapisan sel saja yang kemudian berkembang menjadi endoderm dan ektoderm (Coelenterata disebut juga hewan yang bersifat diploblastik). Sedangkan hewan-hewan selain Coelenterata gastrula memiliki tiga lapis sel, yaitu endodermis, mesoderm dan ektoderm. Mereka dikelompokkan ke dalam hewan yang bersifat triploblastik.

Pada hewan triploblastik, sel-sel pada setiap lapisan sel akan mengalami proses diferensiasi dan spesialisasi. Sel-sel tersebut akan berkembang menjadi berbagai jaringan dan organ tubuh, seperti dapat dilihat dari tabel berikut :

Tabel diferensiasidan spesialisasi sel-sel penyusun gastrula.
Endoderm
sel-sel yang melapisi bagian dalam sistem
pencernaan, sistem sirkulasi dan juga jaringan dan
organ lain seperti hati dan paru-paru
Mesoderm
menjadi otot, tulang, ginjal, darah, kelenjar kelamin
(testis atau ovarium) dan jaringan ikat
Ektoderm
sistem syaraf, kulit, rambut, kuku, kelenjar keringat,
kelenjar minyak dan saluransaluran sekresi.


Pada banyak jenis hewan, baik invertebrata maupun vertebrata, seperti katak dan belalang (serangga), embrionya berkembang dalam telur. Jika telur menetas akan keluar larva, selanjutnya mengalami metamorfosis menjadi bentuk dewasa muda (imago). Misalnya perkembangan pada katak hijau sebagai berikut :
a. insang dalam terbentuk setelah 18 hari,
b. tutup insang terbentuk setelah 12 hari,
c. tungkai belakang terbentuk setelah 2 ½ bulan,
d. tungkai depan terbentuk setelah 3 bulan,
e. metamorfosis selesai lebih dari 3 bulan,
f. katak mulai dewasa setelah 1 tahun.

Perhatikan siklus hidup katak berikut!
1. Katak jantan dan betina sedang kawin.
2. Sel-sel sperma
3. Sel telur
4. Telur dibuahi setelah 1 jam, selubung telur serupa lendir membengkak
5. Perkembangan embrio:
a. stadium morula (setelah 3-7 jam)
b. stadium blastula (setelah 18 jam)
c. stadium gastrula (setelah 34 jam)
d. perkembangan lapisan-lapisan (setelah 62 jam)
e. ekor mulai tumbuh (setelah 84 jam)
6. Stadium menetas, dalam bentuk larva mempunyai insang luar (setelah 6 hari)
7. Perkembangan selama metamorfosis :
a. insang dalam (setelah 8 hari)
b. tutup insang (setelah 12 hari)
c. tungkai belakang (setelah 2 ½ bulan)
d. tungkai muka (setelah 2 ½ -3 bulan)
8. Metamorfosis selesai (3 bulan lebih)

Proses pada ulat daun, metamorfosis terjadi secara sempurna (holometabola) (Gambar 9.31), artinya perubahan bentuk antara satu tahapan dengan tahapan berikutnya terlihat sangat jelas. Pada capung, metamorfosisnya tidak sempurna (hemimetabola). Perubahan jelas hanya terlihat ketika telur menetas dan menghasilkan nimfa. Nimfa kemudian akan mengalami pergantian kulit (molting) beberapa kali hingga mencapa dewasa. Selama molting, perubahan bentuknya tidak terlihat. Hanya ukurannya bertambah besar.

Gambar 9.31. Metamorfosis pada : a. ulat daun (holometabola) dan b.capung (hemimetabola).

Regenerasi adalah proses pemulihan jaringan tubuh atau bagian tubuh (organ) yang rusak. Di dalam tubuh tersedia sel-sel yang siap membelah memperbanyak diri saat diperlukan untuk mengganti selsel jaringan yang rusak. Sel-sel tersebut belum terdiferensiasi. Sel-sel semacam ini disebut sel batang (stem cell). Regenerasi tidak membuat organ baru. Saat tubuh terluka, luka tersebut akan segera menutup kembali karena ada regenerasi. Saat dinding rahim luruh (ketika menstruasi), sel-sel di bawahnya akan segera membelah begitu menstruasi selesai. Ekor cicak yang putus juga akan tumbuh lagi karena adanya pembelahan sel-sel yang baru.

burung), embrio berkembang di dalam sel telur yang besar. Sel telur ini mengandung banyak cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Sel telur mereka berada di dalam cangkang kapur yang keras. Untuk perkembangannya, sel telur itu harus dihangatkan pada suhu tertentu. Induk reptil akan melakukannya dengan menempatkan telur-telur mereka di tempat yang dapat terkena hangatnya matahari. Sedangkan induk aves, melakukannya dengan menggunakan panas tubuhnya dengan cara mengeraminya. Setelah 21 hari masa pengeraman, anak ayam akan keluar dari cangkag telur (menetas).

Pertumbuhan dan perkembangan pada mamalia

Embrio mamalia berkembang didalam rahim induknya (uterus) dan mendapat zat makanan (nutrisi) dan oksigen dari induk melalui plasenta dengan perantara tali pusat. Masa pertumbuhan embrio sampai kelahiran fetus disebut masa kehamilan (gestasi). Jenis hewan yang satu dengan yang lain memiliki masa gestasi yang berbeda-beda seperti tabel 9.5, bergantung pada bentuk dan ukuran tubuhnya.

Pada hewan paruh bebek (Ornithorynchus) tidak dijumpai plasenta karena jenis mamalia tersebut bersifat ovipar. Paruh bebek dewasa menyusui anaknya setelah telur menetas. Selama masa pertumbuhan dan perkembangan, berbagai faktor mempengauhinya. Secara umum dikelompokkan ke dalam faktor luar (eksternal) dan faktor dalam (internal).



Kata Kunci :

Gambar Fase Pasca embrionik Regenerasi,keterangan daur hidup cecak,masa embrio pada mamalia,pertumbuhan cicak,ppt pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dan hewan,siklus metamorfosis cicak,spesialisasi sel hewan,stadium blastula pada katak

Related Posts to "Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan"

Response on "Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan"

Muhammad Risalon Google+