Wednesday, 17 September 2014

Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi



Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi
Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi  merupakan sebuah KTI Kepala Sekolah berprestasi yang banyak dicari oleh para Kepala Sekolah yang mengikuti Lomba Kepala Sekolah Berprestasi. Mengingat salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh Kepala Sekolah adalah membuat Karya Tulis (KTI) tentang Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi. Untuk memudahkan kepala Sekolah untuk mendapatkan referensi berikut ini salah satu contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Kepala Sekolah Berprestasi.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Salah satu kekuatan efektif dalam pengelolaan sekolah yang berperan dalam hal  bertanggung jawab menghadapi perubahan adalah kepemimpinan  kepala sekolah yaitu perilaku kepala sekolah yang mampu memprakarsai  pemikiran baru di dalam proses interaksi di lingkungan sekolah dengan melakukan perubahan atau penyesuaian tujuan, sasaran, konfigurasi, prosedur, input, proses atau output dari suatu sekolah sesuai dengan tuntutan perkembangan.

Kepemimpinan merupakan inti dari organisasi dan manajemen yang berperan sebagai penggerak, dinamisator, dan koordinator, dari segala sumber daya manusia dan sumber daya yang lain yang ada dalam organisasi dan juga sebagai faktor kunci dalam aspek menejerial untuk mencapai sasaran – sasaran tertentu. Disamping itu kepemimpinan yang dinamis dan efektif merupakan sumber daya yang paling pokok (Wahjosumidjo, 2002:4), sedangkan menurut  Hasibuan (2001, 167) bahwa kepemimpinan seseorang akan mewarnai pola kerja serta cara mengakomodasikan seluruh fungsi yang ada dalam mendukung terwujudnya tujuan organisasi.

Dalam Panduan Manajemen Sekolah (Depdiknas, 2000:112) disebutkan kepemimpinan kepala sekolah adalah cara atau usaha kepala sekolah dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan guru, staf, siswa, orang tua siswa, dan pihak lain yang terkait untuk bekerja atau berperan serta guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Kepala Sekolah sebagai pemimpin pendidikan mempunyai peran yang besar dalam mengembangkan mutu pendidikan sekolah. Tujuan pendidikan menurut Undang Undang Republik   Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Bagaimana tindakan kepala sekolah untuk  mencapai misi tersebut sangat tergantung pada kemampuan dan peran kepala sekolah dalam membina guru-guru untuk mencapai  tujuan terutama disesuaikan dengan kebutuhan daerah setempat.

Kedudukan kepala sekolah dalam ha l ini sangat penting, sehingga ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa penilaian tentang “bagaimana sekolah” sangat tergantung pada “bagaimana kepala sekolahnya”. Pendapat ini memberi makna bahwa “nasib sekolah” pada dasarnya tergantung pada bagaimana kepala sekolah “mengelola sekolahnya”. Dalam hal ini, kepala sekolah hendaknya dipandang sebagai sosok atau tokoh yang memegang tampuk pimpinan sekolah yang mempunyai kuasa menentukan kehidupan sekolah.

Untuk memenuhi persyaratan mengikuti seleksi  Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2012 tingkat Kecamatan Gatak, maka saya harus membuat makalah tentang Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah  Berprestasi. Dalam makalah ini akan saya sampaikan beberapa hal  tentang pencapaian saya selama menjadi guru dan kepala sekolah, baik dalam hal kedinasan, prestasi pribadi, sosial kemasyarakatan, dan keluarga. Bukan berniat menyombongkan diri atau narsis, tapi demi tuntutanpersyaratan dalam mekaksanakan  tugas dinas, maka  hal ini harus saya sampaikan.
B. Rumusan Masalah
Dalam makalah dengan judul Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi ini, ada beberapa masalah yang dapat dirumuskan sehubungan dengan tugas tambahan saya sebagai kepala sekolah di SD Negeri Trangsan 04 sebagai berikut : 
  1. Apa visi dan misi sebagai kepala sekolah di SD Negeri Trangsan 04? 
  2. Bagaimana menentukan keputusan strategis dan menyusun rencana strategis untuk mencapai visi dan misi sebagai kepala sekolah SD Negeri  Trangsan 04? 
  3. Apa langkah konkrit yang diambil untuk mewujudkan visi dan misi tersebut? 
  4. Apa hasil yang dicapai selama 2 (dua) tahun masa kepemimpinannya? 
  5. Mengapa saya layak menjadi kepala sekolah berprestasi?
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
  1. Tujuan Teoritis : untuk mereview sekaligus mengevaluasi  program yang telah disusun dibandingkan dengan hasil yang dicapai. 
  2. Tujuan praktis : sebagai pangkal tolak untuk melakukan revisi dan/atau peningkatan pelaksanaan program berdasarkan hasil yang telah dicapai sehingga akan dapat menjawab mengapa saya layak menjadi kepala sekolah berprestasi.
 
BAB II
PEMBAHASAN
Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif harus memiliki sikap mandiri, terutama dalam mengkoordinasikan, menggerakkan, dan menyelaraskan semua sumber daya pendidikan yang tersedia. Kemandirian dan profesionalisme kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong sekolah untuk dapat mewujudkan visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah melalui program-program yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap. Selain itu, kepala sekolah harus mampu mengambil keputusan yang bijaksana secara tepat waktu dan tepat sasaran, tanpa harus menunggu perintah dari pimpinan yang ada di atasnya. Untuk mendukung hal tersebut di atas, maka sebagai guru dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah di SD Negeri Trangsan 04 saya memiliki visi dan misi yang akan memandu saya dalam melaksanakan tugas di SD Negeri Trangsan 04.
Visi dan Misi sebagai kepala sekolah di SD Negeri Trangsan 04
1.      Visi
Menjadi Diri Sendiri Untuk Menjadi Yang Terbaik. Menjadi diri sendiri artinya saya akan menjadi seperti yang saya inginkan, tidak sama dengan seseorang atau mirip seseorang. Banyak tokoh panutan dalam hidup saya, tetapi saya tidak ingin menjadi seperti tokoh-tokoh panutan saya tersebut, saya hanya mengadopsi hal-hal yang saya pikir positif dan sesuai dengan karakter saya. Dengan demikian, saya berharap  bisa menjadi yang terbaik.
2.      Misi
Adapun misi hidup untuk mencapai visi tersebut adalah : Melakukan Yang Terbaik Untuk Menjadi Yang Terbaik  Selalu Dimulai dari Diri Sendiri. Dalam pemikiran saya yang sederhana, ada sebuah rumah kecil dengan lantai satya, berdinding darma, beratap bakti, dengan pintu ikhlas, dan jendela bina. 
Sebuah rumah sederhana yang dibangun dengan  :
  1. Satya atau janji. Janji kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, janji kepada nusa dan bangsa, janji kepada diri sendiri, janji kepada masyarakat untuk melaksanakan amanah mencedaskan kehidupan bangsa 
  2. Darma. Darma adalah norma, aturan. Norma agama, norma negara, norma masyarakat, dan  norma keluarga adalah batasan yang memagari semua perilaku/tindakan, sehingga tidak akan terjerumus ke dalam perilaku yang menyimpang. 
  3. Bakti adalah mengabdi/melayani. Mengabdi kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, kepada negara, bangsa, masyarakat, keluarga, dan juga mengabdi pada diri sendiri. 
  4. Ikhlas artinya tidak mengharapkan imbalan, tanpa pamrih, Sepi ing pamrih rame ing gawe. 
  5. Bina adalah bimbing, bantu. Segala sesuatu di dunia fana sifatnya, selalu mengalami perubahan dan pasang surut. Untuk itulah suatu saat perlu dibina agar tetap pada tujuan semula dan berhasil mencapai tujuan dengan sukses.
Untuk mengadakan perubahan atau melaksanakan program, selalu dimulai dari diri sendiri. Dengan lima unsur yang ada dalam rumah sederhana imajiner saya, langkah pertama harus dilaksanakan sampai  finish sebelum memerintahkan yang lain untuk melangkah. Dengan kata lain, menjadikan diri sendiri sebagi contoh/teladan bagi rekan-rekan guru yang lain. Diharapkan dengan melihat hasil dari perbuatan/tindakan saya, rekan-rekan yang lain merasa terpanggil untuk melaksanakan program yang sudah direncanakan. Seperti kata peribahasa : Satu teladan lebih bermakna daripada sejuta kata.
Mengambil Keputusan Strategis dan Menyusun Rencana Strategis
SD Negeri Trangsan 04 mencanangkan visi dan misi sebagai berikut :
  1. Visi : Membentuk manusia Indonesia terampil, cerdas, bertaqwa, dan berbudi pekerti luhur serta mandiri. 
  2. Misi : Meningkatkan mutu pendidikan agar siswa mampu berkompetisi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan.
Untuk mencapai visi dan misi tersebut, warga sekolah SD Negeri Trangsan 04 menentukan keputusan strategis yang merupakan cara jitu untuk mengatasi tantangan dan meraih peluang dengan mempertimbangkan faktor kekuatan dan kelemahan yang dimiliki sekolah dalam mencapai hasil maksimal sesuai dengan tujuan. Keputusan strategis harus diambil sehingga sekolah memiliki perencanaan yang tepat untuk memperoleh keunggulan kuantitas dan kualitas (akademik/non-akademik) sesuai keinginan dan tuntutan masyaraka dengan dukungan maksimal dari sumber daya yang dimiliki. SD Negeri Trangsan 04 menyusun rencana strategis  dalam Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) dan dijabarkan dalam Program Kerja Tahunan Sekolah. Dalam menyusun Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) dan Program Kerja Tahunan Sekolah melibatkan berbagai unsur yaitu : Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, Pengawas, Komite, dan Tokoh Masyarakat dalam suatu pertemuan formal yang difasilitasi oleh kepala sekolah.
Langkah Konkrit Yang Diambil Untuk Mencapai Visi dan Misi
Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka diperlukan kerja yang optimal dalam mewujudkan visi dan misi sebagai kepala sekolah SD Negeri Trangsan 04. Langkah konkrit yang saya lakukan adalah :
  1. Memfungsikan secara maksimal sumber daya yang ada di SD Negeri Trangsan 04, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam (sarana dan prasarana) 
  2. Mengoptimalkan waktu dengan cermat. 
  3. Menciptakan iklim yang kondusif di lingkungan sekolah, baik lingkungan belajar, lingkungan sosial kemasyarakatan, dan lingkungan wiyata mandala. 
  4. Menerapkan menejemen konflik, baik antar kelas maupun antar individu sehingga tercipta iklim kompetisi yang sehat. 
  5. Memberi kebebasan untuk mengekspresikan diri, untuk siswa maupun untuk pendidik dan tenaga kependidikan.
Hasil yang Dicapai Selama 2 (dua) Tahun masa kepemimpinan.
Sejak tanggal 25 Februari 2010 sampai sekarang, pencapaian /perkembangan SD Negeri Trangsan 04  terlihat signifikan. Ada beberapa hal yang dapat saya sampaikan sebagai berikut:
Pencapaian di bidang akademis. 
  1. Ujian Nasional lulus 100% tahun 2009/2010 dan tahun 2010/2011. 
  2. Masuk/diterima di SMP Negeri Gatak 1, Gatak 2, SMP Negeri Sawit 3
  3. Akreditasi Sekolah dengan predikat A, nilai 89,25 Tahun 2010. Juara I Kreatifitas Siswa, Bahasa Jawa, Mapsi, Seni Vokal, Seni Lukis, Macapat, Atletik, Tenes Meja, Geguritan, dll. 
  4. Menjadi barung tergiat  dan mewakili Kwartir Ranting Gatak dalam Pesta Siaga Kwarcab Sukoharjo tahun  2010 dan mendapatkan peringkat 5. 
  5. Mewakili Jambore Penggalang Ramu Kwarcab Sukoharjo di Kecamatan Bulu. 
  6. Mewakili Jambore Dokter Kecil Kwarcab Sukohajo di Kecamatan Bendosari (Waduk Mulur)
Pencapaian di bidang peningkatan mutu Sumber Daya Manusia
  1. Melanjutkan kuliah Strata 1 PGSD : 5 orang, lulus 1 orang, dalam proses 4 orang. 
  2. Mengikuti diklat tingkat provinsi dan kabupaten. 
  3. Sertifikasi Guru : 5 orang PNS, 4 orang tersertifikasi, 1 orang lulus UKA. 
  4. Penataran Dokter Kecil, 10% dari jumlah siswa setiap tahun. Sudah memiliki 24 dokter kecil bersertifikat.
  5.  Sosialisasi Gizi untuk orangtua siswa bekerja sama dengan UMS dan Susu Frisian Flag. 
  6. Pencapaian di bidang sarana dan prasarana. 
  7. Pengecatan gedung dan bangunan lain dilaksanakan 2 x setahun. 
  8. Pemeliharaan dan pengadaan  meubelair sekolah. 
  9. Membangun selasar sebagai ruang publik. 
  10. Penataan halaman dengan memasang paving 235 meter persegi bekerja sama dengan komite sekolah. 
  11. Membuat titian, bak lompat, lapangan badminton dan basket. 
  12. Penataan kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang bimbingan dan konseling, ruang perpustakaan, ruang ibadah, sanggar pramuka, kantin sekolah, ruang olah raga, ruang UKS, kebun sekolah, taman, kamar mandi/WC, dapur, dan pagar. 
  13. Pengadaan alat peraga, buku pelajaran, LKS, dan bahan praktik. 
  14. Pengadaan IT : 2 unit komputer, 2 unit printer, 1 unit notebook, 1 unit laptop, 1 unit LCD Proyektor, 1 unit Handycam Sony, 1 unit modem internet.
Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi
Dari 4 (empat) point yang saya uraikan di atas, dan didukung dengan portofolio serta prestasi pribadi yang saya sertakan sebagai bagian tak terpisahkan dari persyaratan seleksi kepala sekolah berprestasi tahun 2012, maka saya memberanikan diri meminta pendapat kepada rekan-rekan guru tentang mengapa saya layak menjadi kepala sekolah berprestasi. Berikut ini, saya sampaikan beberapa pendapat tentang mengapa saya layak menjadi kepala sekolah berprestasi :
  1. Sri Wahyuni, S.Pd. guru kelas VI SD Negeri Trangsan 04, guru dengan sertifikat pendidik, Golongan/Ruang IV/a : Karena pengetahuannya luas dalam hal apapun yang berkaitan dengan pendidikan, dalam setiap melangkah (mengambil keputusan) selalu hati-hati, apalagi dalam memimpin bawahannya dapat melaksanakan visi misi sekolah dengan tepat, terbukti dengan meningkatnya prestasi siswa. 
  2. Yuli Astuti, S.Pd dan Umi Alfiyatun, A.Ma.Pd, Guru Tidak Tetap, Guru Kelas II dan Kelas I, sedang dalam proses kuliah di Strata 1 PGSD : Karena berpendidikan S-2, pintar, cerdik, cerdas, mandiri, tahan uji, berdedikasi tinggi dan bertanggungjawab, memiliki keuletan dan kesabaran, kemauan tinggi, tidak gampang mengeluh, serta tahan banting. 
  3. Dulchamid, S.Pd, Ketua K3S Kecamatan Gatak , Guru dengan sertifikat pendidik, IV/a : Karena mampu dalam POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) dan unggul dalam kompetensi apapun. 
  4. Martini, S.Pd, Ketua Gugus Jagung Harjuna, Guru dengan sertifikat pendidik, IV/a : Karena mampu segalanya. Sri Hartati, S.Pd, Kepala SD Negeri Trangsan 02, Guru dengan sertifikat pendidik, IV/a : Karena pandai, wawasannya luas di segala bidang. Ayo maju terus! Dari beberapa pendapat rekan-rekan guru di lingkungan Gugus Jagung Harjuna tersebut, saya jadi merasa yakin bahwa saya layak menjadi kepala sekolah berprestasi.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pembahasan yang saya sampaikan dalam BAB II, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
  1. Visi sebagai kepala sekolah di SD Negeri Trangsan 04 adalah Menjadi Diri Sendiri Untuk Menjadi Yang Terbaik. 
  2. Misi sebagai kepala sekolah di SD Negeri Trangsan 04 adalah       Melakukan Yang Terbaik Untuk Menjadi Yang Terbaik  Selalu   Dimulai dari Diri Sendiri. 
  3. Menentukan keputusan strategis yang disusun dalam rencana strategis sekolah dilaksanakan bersama antara kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, pengawas, komite sekolah, dan tokoh masyarakat dalam suatu pertemuan formal yang difasilitasi oleh kepala sekolah. 
  4. Langkah konkrit untuk mewujudkan visi dan misi adalah :Memfungsikan secara maksimal sumber daya yang ada di SD Negeri Trangsan 04, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam (sarana dan prasarana), Mengoptimalkan waktu dengan cermat, Menciptakan iklim yang kondusif di lingkungan sekolah, baik lingkungan belajar, lingkungan sosial kemasyarakatan, dan lingkungan wiyata mandala, Menerapkan menejemen konflik, baik antar kelas maupun antar individu sehingga tercipta iklim kompetisi yang sehat, Memberi kebebasan untuk mengekspresikan diri, untuk siswa maupun untuk pendidik dan tenaga kependidikan. 
  5. Hasil pencapaian selama 2 (dua) tahun masa kepemimpinan di SD Negeri Trangsan 04 adalah belum signifikan dibandingkan dengan program yang sudah direncanakan. 
  6. Saya layak menjadi kepala sekolah berprestasi karena saya memang berprestasi dalam memimpin SD Negeri Trangsan 04, berprestasi untuk meningkatkan kualitas pribadi dengan lulus Magister Menejemen Pendidikan, dan berprestasi menjadi contoh bagi anak-anak tetap aktif dalam kepramukaan meskipun sudah tua.
B. Saran
  1. Untuk Warga sekolah SD Negeri Trangsan 04 Agar lebih “berani” menyuarakan aspirasinya demi kemajuan sekolah dan peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri Trangsan 04. 
  2. Untuk para kepala sekolah dasar. Dalam menyusun keputusan strategis, agar benar-benar diperhatikan dan diperhitungkan analisis SWOT nya agar prosentase keberhasilaannya tinggi. Selamat berkarya, berjuang dan beribadah!
 DAFTAR  PUSTAKA
Depdikbud. 1998. “ Panduan Menejemen Sekolah”, Jakarta : Balai Pustaka.
Depdiknas. 2000. “Panduan Manajemen Sekolah”. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum.
Hasibuan, SP. Malayu. 2001. “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Jskarta : Bumi Aksara.
Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003. “Sistem Pendidikan Nasional dan Penjelasannya”. Yogyakarta : Media Wacana
Wahjosumidjo. 1984. “Kepemimpinan dan Motivasi”. Jakarta : Ghalia Indonesia.



Related Posts to "Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi"

Response on "Mengapa Saya Layak Menjadi Kepala Sekolah Berprestasi"

Muhammad Risalon Google+