Pengertian Dekonsentrasi dan Pengertian Medebewind

Saturday, February 11th, 2017 - Tata Negara

Pengertian Dekonsentrasi dan Pengertian Medebewind – Pada kesempatan ini admin Artikel Bagus akan berbagi informasi mengenai Pengertian Dekonsentrasi dan Pengertian Medebewind. Ok langsung saja kita simak bersama penjelasannya.Pengertian Dekonsentrasi dan Pengertian Medebewind

Pengertian Dekonsentrasi

Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat kepada daerah sebagai wakil pemerintah dan / atau perangkat pusat di daerah. Dalam Negara kesatuan seperti Indonesia, pelimpahan wewenang tersebut adalah dari pemerintah pusat kepada gubernur sebagi wakil pemerintah dan / atau perangkat pusat di daerah disebut juga dengan instansi vertical, yaitu perangkat departemen dan / atau lembaga pemerintah non departemen di daerah (Pasal 1 angka 8 UU No.32 Tahun 2004).

Dekonsentrasi sebenarnya sentralisasi juga tapi lebih halus dari pada sentralisasi. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang administrasi dari pemeintah pusat kepada pejabatnya yang berada pada wilayah Negara di luar kantor   pusatnya.   Dalam   konteks   ini   yang   dilimpahkan   adalah   wewenang administrasi  bukan wewenang politik tetap dipegang oleh pemerintah pusat.

Pejabat pemerintah pusat yang berada di wilayah Negara adalah pejabat yang diangkat oleh pemerintah pusat, dan ditempatkan pada wilayah-wilayah tertentu sebagai wilayah kerjanya.

Rondinelli menjelaskan bahwa dekonsentrasi adalah penyerahan sejumlah kewenangan atau tanggung jawab   administrasi kepada cabang departemen atau badan   pemerintah   yang   lebih   rendah. Ibid, hlm.19. Harold   F.   Aldefer   menjelaskan, pelimpahan wewenang dalam bentuk dekonsentrasi semata – mata menyusun unit administrasi  baik  tunggal  ataupun  dalam  hiearki,  baik  itu  terpisah  ataupun tergabung, dengan perintah mengenai apa yang seharusnya mereka kerjakan atau bagaimana mengerjakannya.  Ibid, hlm.19.

Dalam  dekonsentrasi  tidak  ada  kebijakan  yang dibuat ditingkat lokal serta tidak ada keputusan fundamental yang diambil. Badan– badan pusat memiliki semua kekuasaan dalam dirinya sementara pejabat lokal merupakan  bawahan  sepenuh -penuhnya  dan  mereka  hanya  menjalankan perintah.

Menurut Smith dekonsentrasi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Pelimpahan wewenang untuk melaksanakan fungsi-fungsi tertentu yang dirinci dari pemrintah pusat kepada pejabat pemerintah pusat yang ada di daerah.
  2. Penerima wewenang adalah pejabat pemerintah pusat yang ada di daerah.
  3. Tidak mencakup kewenangan untuk menetapkan kebijakan dan wewenang untuk mengatur.
  4. Tidak menciptakan otonomi daerah dan daerah otonom tapi menciptakan wilayah administrasi.
  5. Keberadaan   field   administration   berada   dalam   hiearki   organisasi pemerintah pusat.
  6. Menunjukkan pola hubungan kekuasaan intra organisasi.
  7. Menciptakan keseragaman dalam struktur politik.

Dalam dekonsentrasi yang dilimpahkan hanya kebijakan administrasi (impelementasi kebijakan politik) sedangkan kebijakan politiknya tetap berada pada pemerintah pusat. Oleh karena itu, pejabat yang diserahi pelimpahan wewenang tersebut adalah pejabat yang mewakili pemerintah pusat, bukan dipilih oleh rakyat yang dilayani. Karena itu, pejabat tersebut bertanggung jawab kepada pejabat yang mengangkatnya yaitu pejabat pusat, bukan kepada rakyat yang dilayani.

Pengertian Medebewind

Medebewind (pembantuan) adalah penugasan pemerintah pusat kepada daerah dan desa dan dari daerah ke desa untuk melaksanakan tugas tertentu yang disertai pembiayaan, sarana, dan prasarana, serta sumer daya manusia dengan kewajiban melaporkan pelaksanaannya kepada yang menugaskan (Pasal 1 angka 9 UU No.32 Tahun 2004).

Menurut Bagir Manan tugas pembantuan diberikan oleh pemerintah pusat atau pemerintah yang lebih atas kepada pemerintah daerah di bawahnya berdasarkan undang -undang.

Kusumah atmadja mengartikan medebewind sebagai pemberian kemungkinan dari pemrintah pusat / pemerintah daerah yang lebih atas untuk meminta bantuan kepada pemerintah daerah / pemerintahan yang tingkatannya lebih rendah agar menyelenggarakan  tugas  atau  urusan  rumah  tangga pemerintah  /  daerah  yang tingkatannya lebih atas.

Dalam menjalankan medebewind tersebut urusan pusat / daerah yang lebih atas, tidak beralih menjadi urusan daerah yang dimintai bantuan. Hanya saja cara daerah  otonom  menyelenggarakan  bantuan  tersebut  diserahkan  sepenuhnya kepada daerah itu sendiri. Daerah otonom ini tidak berada di bawah perintah, juga tidak dapat dimintai pertanggungjawaban oleh pemerintah pusat / daerah yang lebih tinggi yang memberi tugas.

Karena hakekatnya urusan yang diperbantukan pada daerah otonom tersebut adalah urusan pusat maka dalam sistem medebewind anggarannya berasal dari APBN. Anggaran pusat ini lalu ditransfer langsung ke kas daerah. Anggaran ini masuk ke rekening khusus yang pertanggunjawabannya terpisah dari APBD.

Bagir Manan juga mengatakan :

Pada dasarnya, tugas pembantuan adalah tugas melaksanakan peraturan perundang-undangan lebih tinggi (de uitvoering van hogere regelingen). Daerah terikat melaksanakan peraturan perundang-undangan termasuk yang diperintahkan atau diminta dalamr rangka tugas pembantuan.

Pengertian Dekonsentrasi dan Pengertian Medebewind | Muhammad Risal | 4.5